Tampilkan postingan dengan label Ribuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ribuan. Tampilkan semua postingan

Bundaran HI Diserbu Ribuan Karateka

Written By rayi dwiky putra on Jumat, 22 April 2011 | 03.53

JAKARTA, KOMPAS.com - Ribuan orang, Minggu (17/4/2011) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Institusi Karate-do Indonesia (INKAI) ke-40 di Bundaran HI. Ketua panitia, Kikiek Hermawan Sulistyo mengatakan untuk sabuk hitam sendiri terdiri dari 4.000 orang. Namun jika dihitung keseluruhan anggota INKAI baik yang berstatus sabuk putih, coklat, kuning berjumlah 6.000 orang.

"HUT sendiri sebenarnya pada hari Jumat (15/4/2011). Sebelum ini kita sudah melakukan kegiatan temu kangen di Wisma Adi Cempaka Putih diikuti sekitar 600 lebih sabuk hitam senior," katanya.

Dalam HUT ini, imbuhnya, akan dijadikan sebagai momentum untuk merapatkan barisan pascakonflik internal yang dialami INKAI lima tahun lalu. "Kita akan lakukan konsolidasi organisasi karena kita kemarin dilanda konflik internal, tapu itu sudah selesai 5 tahun yang lalu, tapi dampaknya prestasinya kan," paparnya.

Ia menambahkan, tiga tahun terakhir INKAI kembali bangkit untuk peningkatan pembinaan. "Fokus kita memfasilitasi junior ke bawah," tegasnya.(Iwan Taunuzi) Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by

View the original article here

03.53 | 0 komentar | Read More

Ribuan Warga Jogja "Mubeng Beteng"

Written By rayi dwiky putra on Rabu, 20 April 2011 | 19.03

k2-11 4 ekor gajah milik keraton Yogyakarta dan Gembiraloka menyemarakkan jalan sehat mubeng beteng golong gilig warga jogja mendukung Keistimewaan Yogyakarta, Minggu ( 17/04/2011).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ribuan warga masyarakat Yogyakarta, Minggu pagi (17/4/2011), mengikuti jalan sehat Mubeng Beteng, atau mengelilingi benteng Keraton Yogyakarta. Mereka melakukannya untuk mendukung Keistimewaan Yogyakarta dengan menetapkan Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Paku Alam IX sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

Ribuan warga Yogyakarta dari berbagai elemen, memulai aksi jalan mubeng beteng dari alun-alun utara keraton Yogyakarta. Massa dilepas oleh kerabat Keraton Yogyakarta dan Pakualaman. Untuk kerabat kerabat keraton Yogyakarta diwakili oleh GBPH Prabukusumo, adik Sultan. Sedangkan untuk Pakualaman oleh Condrokusumo.

Pelepasan dilakukan di Jalan Trikora, Yogyakarta dengan mengibarkan bendera Keraton Yogyakarta. Barisan paling depan adalah barisan 4 gajah milik Kebun Binatang Gembiraloka dan Keraton Yogyakarta yang diikuti oleh aneka satwa koleksi dari Kebun Binatang Gembiraloka Yogyakarta. Kemudian disusul oleh barisan berbagai macam kesenian, di antaranya jathilan, wayang orang, serta ribuan warga Yogyakarta yang mendukung Keistimewaan Yogyakarta.

Massa yang berjumlah sekitar sepuluh ribu orang ini berjalan mengelilingi benteng keraton Yogyakarta sejauh 6 kilometer. Widihasto, salah seoerang panitia mengungkapkan, aksi jalan mubeng beteng ini dilakukan sebagai wujud aspirasi warga masyarakat Yogyakarta yang tetap mendukung keistimewaan Yogyakarta dengan menetapkan Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Paku Alam IX sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

"Event ini adalah jalan sehat yang dicampur dengan kesenian yang kami beri tema Golong Gilik Pro Penetapan. Yakni menunjukkan warga Yogyakarta golong gilig atau bersatu mendukung keistimewaan," jelas Widihasto di sela-sela jalan sehat. Adapun finish jalan sehat mubeng beteng ini berada di alun-alun utara Keraton Yogyakarta dan dimeriahkan dengan pengundian doorprize dengan total hadiah ratusan juta rupiah. Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by

View the original article here

19.03 | 0 komentar | Read More